Gedung Ibadah
Pastori
Para Presbiter
Paskah 2015
Info Kota Depok

Salam Sejahtera

Sejak menjadi Gereja yang bersekutu, bersaksi dan melayani, jemaat GPIB "PANCORAN RAHMAT" Depok telah merefleksikan kehadirannya dengan sungguh dan nyata untuk tetap menjadi Gereja yang dipanggil dan diutus.

Namun yang pasti dan jelas dirasakan adalah sebuah karya dari tangan Sang Penyelamat yang terus menerus memberkati dalam ruang sebuah perjalanan yang bukan tak berujung namun berisikan bentangan karya layan. Sudah sepatutnya ada rasa syukur yang menggelora di sanubari, bahkan sulit sebenarnya diungkapkan dengan kata-kata karena betapa besarnya berkat dan pemeliharaanNya. Mestinya sebagai gereja yang mengalami limpah berkat, selanjutnya harus menjadi berkat bagi sesama.

Menjadi berkat bagi sesama hendaknya dihayati baik secara internal maupun eksternal. Secara internal artinya bagaimana kesatuan kita yang peduli terhadap segala kebutuhan dalam lingkup jemaat, dengan segala kekurangannya. Secara eksternal, sampai sejauh mana kita sebagai Gereja sudah menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya.

BANYAK MENABUR, BANYAK MENUAI.

Bacaan: 2 Korintus 9:6-8
"Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan."

     Ini prinsip tabur-tuai: Apa yang Anda tabur, itulah yang Anda tuai - baik atau buruk. Apapun yang Anda tanam, itulah yang akan Anda terima kembali. Prinsip ini pas untuk uang, tapi juga pas untuk yang lainya. Jika Anda menabur kritik, orang-orang akan mengkritik Anda. Jika Anda menabur gosip, coba tebak? Orang lain akan bergosip tentang Anda. Jika Anda menanam kebencian, orang-orang akan membenci Anda.

     Apapun milik Anda yang berlebih, bagikanlah, dan Anda akan mendapatkan lebih banyak lagi. Apakah Anda perlu lebih banyak tenaga? Maka Anda harus berolahraga. Apakah Anda perlu lebih banyak penguatan dalam hidup Anda? Berbagilah. Mulailah menguatkan orang lain.

     Jika Anda mengambil satu biji Jagung dan menanamnya, apakah Anda mendapatkan satu biji Jagung? Tidak! Saya pernah menanamnya di halaman belakang rumah saya. Jika Anda menanam satu biji Jagung di tanah, Anda tidak akan mendapatkan satu biji Jagung. Yang Anda dapat adalah satu batang Jagung dengan banyak bonggol Jagung dan ribuan biji Jagung. Ketika Anda menanam biji Alpukat, akan tumbuh pohon Alpukat. Apakah Anda mendapatkan satu buah Alpukat? Tidak. Anda akan mendapatkan ratusan buah kembali. Anda selalu mendapatkan kembali lebih dari apa yang Anda tanam.

     Prinsip kedua adalah akan selalu ada penundaan antara menanam dan memanen. Apabila Anda menanam benih di tanah, apakah Anda akan mendapatkan bonggol Jagung di hati berikutnya? Tentu saja tidak. Jika Anda menanam di satu musim, maka Anda akan memanennya di musim lain. Hal yang sama berlaku dengan hal memberi. Anda memberi kepada orang lain. Anda memberi kepada Allah. Anda memberikan hidup Anda untuk Allah, tetapi apakah Anda akan menuai hasilnya di hari berikutnya? Tidak. Ada musim menunggu sebelum Allah memberi Anda musim untuk memanen. Mengapa? Dia sedang menguji iman Anda untuk melihat apakah Anda percaya pada-Nya selama masa tanam dan masa panen.

     Sementara Anda menunggu dan menanam, Anda dapat percaya bahwa Allah akan memberikan berkat-Nya agar Ia selalu "melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan."

     Sementara Anda setia menabur dengan sukacita, percayalah bahwa Allah akan memberikan berkat-Nya dengan berlimpah-limpah.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional oleh Rick Warren)

Pelembagaan Jemaat Mandiri GPIB KE-321


Pada tanggal 4 September 2016 telah dilaksanakan ibadah pelembagaan Pos Pelkes "Bethel" Teras Nawang & "Hosiana" Teras Baru menjadi Jemaat Mandiri GPIB yang ke-321 dgn nama GPIB Jemaat " Bethel" Teras Nawang di Tanjung Palas (Kaltara) yg dipimpin oleh Pdt. Marthen Leiwakabessy.

SEMBOYAN GPIB :

"Dan orang akan datang dari timur dan barat dan dari utara dan selatan dan mereka akan duduk, makan di dalam Kerajaan Allah" (Lukas 13:29)


TUGAS GPIB :

"Memantapkan spiritualitas umat untuk membangun dan mengembangkan GPIB sebagai Gereja Misioner yang membawa damai sejahtera Yesus Kristus di tengah-tengah masyarakat dan dunia"


VISI GPIB :

GPIB menjadi Gereja yang mewujudkan damai sejahtera bagi seluruh ciptaan-Nya.


MISI GPIB :

  • Menjadi Gereja yang terus menerus diperbaharui dengan bertolak dari Firman Allah yang terwujud dalam perilaku kehidupan warga gereja, baik dalam persekutuan, maupun dalam hidup bermasyarakat.

  • Menjadi Gereja yang hadir sebagai contoh kehidupan, yang terwujud melalui inisiatif dan partisipasi dalam kesetiakawanan sosial serta kerukunan dalam masyarakat dengan berbasis pada perilaku kehidupan keluarga yang kuat dan sejahtera.

  • Menjadi Gereja yang membangun keutuhan ciptaan yang terwujud melalui perhatian terhadap lingkungan hidup, semangat keesaan dan semangat persatuan dan kesatuan warga Gereja sebagai warga masyarakat.

JADWAL IBADAH :

Ibadah Hari Minggu (I H M)
GSG IKUK
Pagi : Pukul 07.00 WIB
Sore : Pukul 17.00 WIB

Ibadah Hari Minggu Pelayanan Anak (IHMPA)
Pos ARCO : Pukul 08.00 WIB

Ibadah Hari Minggu Persekutuan Teruna (IHMPT)
GSG IKUK : Pukul 08.00 WIB

Ibadah Gerakan Pemuda (GP)
Minggu : Pukul 19.00 WIB

Ibadah Persekutuan Kaum Perempuan (PKP)
Jum'at : Pukul 17.00 WIB

Ibadah Persekutuan Kaum Bapak (PKB)
Jum'at ke-1 dan ke-3 : Pukul 19.00 WIB

Ibadah Persekutuan Kaum Lanjut Usia (PKLU)
Selasa Ke-2 : Pukul 11.00 WIB

Pemberitahuan